Tahap Dua Vaksinasi di Kota Sukabumi, Achmad Fahmi : Ojol Memilih Vaksin Mandiri

4 Maret 2021, 14:00 WIB
Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi meninjau vaksinasi tahap dua /Manaf Muhammad/

MEDIA PAKUAN-Vaksinasi tahap dua di Kota Sukabumi telah dilaksanakan sejak 24 Februari lalu dan masih terus berlanjut hingga hari ini.

Sasaran utama penerimanya adalah pelayan masyarakat beserta tenaga kesehatan yang sempat tertunda di tahap pertama.

Sebagian pelayan masyarakat telah melakukan penyuntikan setelah yang pertama jajaran Polri dan TNI, kemarin ASN di balai kota dan pekerja media sudah melaksanakannya.

Baca Juga: Israel Menuduh Iran Terkait dengan Tumpahan Minyak di lepas Pantainya Gila Gamliel: Teroris Lingkungan

Walikota Sukabumi Achmad Fahmi mengatakan setelah ASN sudah sepenuhnya divaksin sasaran selanjutnya adalah para pedagang pasar dan pengendara ojek online.

"Pedagang pasar perwakilannya masuk dalam gelombang dua ini kita akan atur sekitar hari sabtu rencananya pedagang pasar" kata Kang Fahmi panggilan akrabnya, Kamis 4 Maret 2021.

Sementara untuk ojek online, ia mengatakan, setelah melakukan pembicaraan yang alot mereka kemungkinan melakukan vaksinasi secara mandiri.

Baca Juga: Virus Corona B117 Masuk Indonesia, Begini Tindakan Kemenkes

"Untuk ojek online kemarin informasi yang kami dapatkan menolak karena mereka akan melaksanakan secara tersendiri" ujarnya.

Hal itu juga ia dapatkan dari pihak manajemen perusahaan yang memutuskan untuk melakukan vaksinasi mandiri.

"Dari pihak manajemen menolak karena akan tersendiri bagi mereka" jelas Fahmi kemudian.

Baca Juga: Lakukan Pertemuan Publik Tanpa Izin, Polisi Singapura Selidiki Puluhan Pejabat

Sementara itu dari dinas kesehatan mengatakan vaksinasi mandiri untuk saat ini belum ada di Kota Sukabumi.

Karena pengadaannya dilakukan oleh pihak swasta yang kemudian dibeli secara mandiri oleh perusahaan, keluarga, atau kelompok tertentu.

"Vaksin gotong royong belum ada di kota Sukabumi, kerena itu kan dari swasta, memang recananya ada vaksin gotong royong atau mandiri dari pusat" kata kepala bidang P2P Dinas Kesehatan Kota Sukabumi dr. Lulis Delawati.*** Manaf Muhammad

Editor: Popi Siti Sopiah

Tags

Terkini

Terpopuler