Tak Cuma Sukabumi, Ada 3 Daerah di Jabar yang Dicabut Previlege UHC Non Cut Off JKN-KIS oleh BPJS Kesehatan

- 19 Mei 2024, 22:15 WIB
Kelas layanan 1, 2, 3 BPJS Kesehatan digantikan KRIS sesuai ketetapan Perpres Nomor 59 Tahun 2024
Kelas layanan 1, 2, 3 BPJS Kesehatan digantikan KRIS sesuai ketetapan Perpres Nomor 59 Tahun 2024 /dok.bpjs kesehatan /


MEDIA PAKUAN - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan telah mencabut hak istimewa (previlege) bagi peserta Universal Health Coverage (UHC) Non Cut Off pada Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di 3 wilayah di Jawa Barat.

Ketiga wilayah tersebut adalah Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Subang, dan Kabupaten Bandung. Untuk wilayah Kabupaten Subang dan Bandung dicabut previlege-nya pada 1 April 2024.

Sedangkan untuk wilayah Kabupaten Sukabumi telah dicabut secara resmi pada 1 Mei 2024.

Asisten Deputi Kepesertaan BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Provinsi Jabar, Sinomtrianti mengatakan, pemicu dicabutnya hak previlege UHC Non Cut Off di ketiga wilayah tersebut karena tingkat keaktifannya di bawah 75 persen.

Baca Juga: JKN-KIS Dicabut BPJS Kesehatan, Pemda Kabupaten Sukabumi Miliki Hutang Rp40 Miliar, Marwan: Bayar Dari Mana?

"Mereka itu sama kan tetap Universal Helth Ciberage (UHC) di mana cakupannya minimal 95 persen, tapi untuk mendapatkan keistimewaan maka keaktifan dari pesertanya yang bisa mengakses itu minimal 75 persen," katanya, Minggu 19 Mei 2024.

Dia menyampaikan, hak istimewa dapat dikembalikan apabila pemerintah daerah meningkatkan tingkat keaktifannya dengan mengoptipalkan semua segmen.

"Persyaratan pertama, yang pasti tingkat keaktifannya sudah 95 persen dulu, kemudian anggarannya harus cukup juga untuk pembiayaan, yang ketiga memang dia tidak ada tunggakkan iuran. Karena kan kalau anggaran cukup harusnya tidak ada juga tunggakkan," ucapnya.

Dia menyebut, juga diperlukan beberapa berkas yang harus dipenuhi untuk mengajukan hak previlege dikembalikan, termasuk mengenai regulasi dukungan dari pemerintah daerah untuk mendorong kepesertaan dan keaktifan.

Halaman:

Editor: Manaf Muhammad


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah