Tragedi Berdarah di Kota Sukabumi, Ibu Muda Nekad Bunuh Pegawai Bank Keliling: Ini Faktanya, Simak Yuk?

- 20 November 2023, 11:19 WIB
Ilustrasi pembunuhan seorang perempuan di  kota Sukabumi
Ilustrasi pembunuhan seorang perempuan di kota Sukabumi /

MEDIA PAKUAN- Warga Kota Sukabumi dibuat geger. Ketika seorang ibu muda nekat membunuh seorang pegawai bank keliling yang menagih utangnya.

Peristiwa ini menghebohkan warga sekitar dan menyisakan duka mendalam di masyarakat.

Berikut adalah fakta-fakta mengenai tragedi ini:

Pada Senin 13 November, sekitar pukul 11.00 WIB, seorang pegawai bank keliling berinisial RS (37), warga Baros, Kota Sukabumi, datang menagih utang kepada PS (28), seorang ibu rumah tangga warga Jalan Liosanta, Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi. PS memiliki utang sebesar Rp3,5 juta ke bank keliling tempat RS bekerja.

Baca Juga: Tinggalkan Real Madrid! Luka Modric Akan Gabung Bersama Tim Arab Saudi pada Musim Depan?

Dalam situasi yang memanas, terjadi cekcok mulut antara PS dan RS karena PS tidak dapat segera membayar utangnya.

Cekcok tersebut berujung pada perkelahian, di mana PS mencekik dan bahkan memukulkan sebatang besi ke kepala RS, menyebabkan kematian tragis pegawai bank keliling tersebut.

Menghadapi kenyataan mengerikan ini, PS tidak dapat mengendalikan diri dan kemudian membungkus jasad RS dengan kain seprei dan kasur.

Pada Selasa 14 November, PS memanggil anaknya untuk membuang jasad korban.

Baca Juga: Palestina Terusir dan Tersingkir dari Tanah Sendiri, Perjanjian Oslo Merampas Kemerdekaannya

Dengan menggunakan mobil bak terbuka, anak PS membuang kasur yang berisi jasad RS ke Sungai Cipelang di Kecamatan Warudoyong.

Keesokan harinya, Rabu 15 November, Polres Sukabumi Kota menerima laporan tentang orang hilang berinisial RS dari saudara korban. Pencarian orang hilang ini langsung dilakukan oleh kepolisian dengan menyebarkan informasi ke seluruh Polsek di sekitar Sukabumi.

"Berita orang hilang ini langsung kami sebar ke Polsek-polsek untuk membantu pencarian orang hilang tersebut,” ujar Kapolres.

Baca Juga: Ahmad al-Ruweish: Puluhan Mayat Berserakan, Pengungsi dan Tua Renta Jadi Target Tentara Israel

Pada Jumat, 17 November, polisi menerima informasi tentang seorang anak yang mencurigakan yang membuang sesuatu ke Sungai Cipelang. Setelah penyelidikan lebih lanjut, ternyata anak tersebut adalah anak PS yang melakukan perbuatan tersebut atas perintah ibunya.

"Dari informasi inilah, kemudian kita dalami hingga memperoleh keterangan, bahwa benar anak tersebut disuruh terduga pelaku untuk membuang kasur yang didalamnya terdapat jasad korban RS," kata Kapolres.

Hasil penyelidikan dan penggeledahan di tempat tinggal PS menghasilkan bukti berupa bercak darah di bantal dan tembok kamar terduga pelaku.

Baca Juga: Retno Marsudi bersama Anggota Delegesi OKI Temui Menlu China Wang Yi Hari Ini

Halaman:

Editor: Ahmad R

Sumber: Media Pakuan


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah