BPN Sukabumi Bocorkan Progres Perbaikan Tol Bocimi Seksi 2 Usai Longsor

- 13 Mei 2024, 22:35 WIB
Tol Bocimi seksi 2 arah Sukabumi pasca tergerus longsor di badan jalan, Jum'at 5 April 2024.
Tol Bocimi seksi 2 arah Sukabumi pasca tergerus longsor di badan jalan, Jum'at 5 April 2024. /Manaf Muhammad/

MEDIA PAKUAN - Sebulan lebih pasca peristiwa longsor yang menggerus badan jalan Tol Bocimi Seksi 2 tepatnya di KM 64+600 A, Kampung Sikup, Desa Purwasari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, saat ini titik longsor tersebut akan diperbaiki.

Kepala Seksi Pengadaan Tanah dan Pengembangan pada Kantor Agraria Tata Ruang-Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kantah Kabupaten Sukabumi, Enang Sutriyadi mengatakan, belum lama ini dirinya bersama Kementerian PUPR, BPJT dan Staf Kepresidenan meninjau lokasi longsor.

"Saat kemarin atau minggu lalu kita meninjau ke lokasi itu, kondisi badan jalan di KM 64+600 A masih menganga akibat longsor. Iya, itu jalan satu arah habis kebawah karena longsor. Tapi, untuk material longsoran sudah dibersihkan semua," kata Enang saat ditemui di kantornya, Senin 13 Mei 2024.

Dari analisis sementara pihak Kementerian PUPR, menurutnya penyebab bencana longsor pada bulan Ramadhan tersebut diduga diakibatkan adanya mata air cukup besar di tanah di bawah titik jalan tol yang tergerus longsor.

Baca Juga: Perbaikan Pasca Longsor, Menko PMK Targetkan Tol Bocimi Seksi 2 Bisa Digunakan untuk Libur Nataru

"Jadi perlu ada kajian-kajian lagi, karena dulu itu tidak terdeteksi ada mata air. Kan di musim kemarau dulu proses pendataannya, mata air kita nggak lihat ternyata besar," tuturnya.

Dia mengungkapkan, untuk perbaikan tersebut, Kementerian PUPR saat ini tengah melakukan perancangan anggaran yang akan digunakan untuk perbaikan jalan tol.

Karena mempertimbangkan kondisi tanah yang terdapat mata air, dia menyebut, titik longsor di jalan tol akan diperbaiki dengan opsi membangun jembatan.

"Pihak tol lagi rancang anggaran, tanahnya itu sepertinya ada mata air di bawah itu (jalan tol) kemungkinan besar itu dibuat jembatan nggak bisa diurug. Nah itu lagi dibicarakan oleh pihak PUPR. Kemarin kita karena staf kepresidenan ninjau kita ikut hadir," ujarnya.

Halaman:

Editor: Manaf Muhammad


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah