PM Israel Murka, Pasca Amerika Serikat Loloskan Genjatan Senjata di Gaza, DK PBB: Bebaskan Para Sandera!

- 26 Maret 2024, 11:35 WIB
Situasi sidang DK PBB yang tetapkan resolusi gencatan senjata Palestina Senin 25 Maret 2024.
Situasi sidang DK PBB yang tetapkan resolusi gencatan senjata Palestina Senin 25 Maret 2024. /

 


MEDIA PAKUAN - Seruan genjatan senjata yang dikeluarkan oleh Dewan Keamanan Persatuan Bangsa - Bangsa (DK PBB) membuat hubungan AS dan Israel merenggang.

Pasalnya AS memutuskan untuk absen dan meloloskan resolusi tersebut.

Akibat dari tindakan AS itu, membuat pihak Israel merasa murka, terutama Benjamin Netanyahu yang langsung membatalkan kunjungannya ke Washington.

Padahal sebelumnya Benjamin Netanyahu mengutus dua penasihatnya untuk melakukan perjalanan ke Washington.

Baca Juga: HUT 56 Harian Umum Pikiran Rakyat Tegak Berdiri dan Mengurita Ditengah Gempuran

Terutama untuk membahas rencana operasi militer Israel di kota Rafah di Gaza selatan, tempat lebih dari satu juta warga Palestina berlindung.

Seharusnya AS hadir di acara DK PBB untuk memblokir proposal seruan genjatan senjata tersebut, PM Israel menilai tindakan itu 'kemunduran yang jelas' dari posisi sebelumnya.

Delegasi proposal tersebut di tanda tangani oleh 14 negara anggota tidak tetap tanpa satupun yang menolak, karena AS absen.

Kabar Amerika absen pun dibenarkan oleh Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB, Linda Thomas-Greenfiel.

Halaman:

Editor: Ahmad R

Sumber: PRMN


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah