Disergap Buser Satuan Narkoba Polres Sukabumi Kota, Pemuda Edarkan Ganja dan Obat Berbahaya Tak Berkutik

2 Agustus 2023, 11:41 WIB
Foto Ilustrasi narkoba, pemuda Cikole ditangkap Satuan Narkoba Polres Sukabumi Kota /Hamsah/Antara News

 

MEDIA PAKUAN - Personil buru sergap Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi berhasil mengamankan AA (22 tahun), warga gang Pelita Cikole Sukabumi.

Pemuda tersebut ditangkap dalam serangkaian penyergapan karena diduga mengedarkan ganja dan obat keras terbatas tanpa ijin.

Pemuda tanggung  ditangkap di kawasan perempatan lampu merah, Jalan Gudang Kelurahan Kebonjati Cikole Kota Sukabumi, Kamis (27/7/2023).

Baca Juga: Usai Pindah Lapak ke Shopee Live, dr. Richard Lee Langsung Pecahkan Rekor Omset Rp8 Miliar dalam 2,5 Jam

Polisi selain berhasil mengamankan, berhasil menyita barang bukti berupa sebuah tas selempang berisikan narkoba jenis daun ganja kering sebanyak 10,22 gram.

Begitupun ratusan butir obat keras terbatas jenis Tramadol HCI 50Mg sebanyak 117 butir turut disitas.

Termasuk  satu unit telepon genggam yang diduga digunakan pelaku untuk transaksi peredaran narkoba.

Kepada polisi, AA mengaku, sebelumnya membeli 30 gram daun ganja kering dan 1000 butir obat keras terbatas jenis Tramadol HCI 50 Mg. Barang haram dibeli dan diedarkan secara online  di wilayah Kota Sukabumi.

Baca Juga: Syahrini Ulang Tahun Ke-41, Reino Barack Beri Ucapan Manis Untuk Istri Tercinta Pakai Bahasa Sunda

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Ari Setyawan Wibowo melalui Kasat Narkoba, Akp Yudi Wahyudi mengatakan, terduga pelaku merupakan salah satu target operasi Antik Lodaya 2023.

Operasi yang digelar Polres Sukabumi Kota selama 10 hari, mulai dari 24 Juli hingga 2 Agustus 2023

"Kami berhasil mengamankan AA yang merupakan salah satu target kami di Operasi Antik Lodaya 2023 yang kami laksanakan selama 10 hari, mulai tanggal 24 Juli hingga 2 Agustus 2023," kata Yudi.

Baca Juga: Link Live Streaming AC Milan VS Barcelona pada Soccer Champions Tour 2023 :Sekarang di TRANS7

Yudi mengatakan terduga pelaku kinibtelah diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif. Selain itu,  ratusan barang harap djadikan barang bukti.

"Kami jerat dengan pasal 114 ayat (1), pasal 111 ayat (1), Undang-Undang Republik Indonesia nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika,"katanya.

Selain itu, kata Yudi pelaku dijerat pasal 197 Jo pasal 106 ayat (1) Subsider pasal 196 Jo pasal 98 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,"katanya.***

Editor: Ahmad R

Sumber: Media Pakuan

Tags

Terkini

Terpopuler