BLT BPJS Ketenagakerjaan Termin 3 Rp1,2 Juta 2021? Hanya untuk Mereka yang Belum Dapat di Termin 1 dan 2 MEDI

- 3 Juli 2021, 11:40 WIB
Ilustrasi pencairan BLT BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp1,2 juta tahun 2021 di sso.bpjsketenagakerjaan.go.id.*
Ilustrasi pencairan BLT BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp1,2 juta tahun 2021 di sso.bpjsketenagakerjaan.go.id.* //Dok. Bank Indonesia/



MEDIA PAKUAN
 - Program BLT BPJS Ketenagakerjaan termin 3 ini disalurkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Kemnaker akan mengirimkan BLT BPJS Ketenagakerjaan kepada para pekerja yang terkena dampak pandemi Covid-19.

Baca Juga: Menjengkelkan tapi Ngangenin! 7 Zodiak Ini Suka Bikin Kesel Pasangan

Menurut seorang Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS), Pingkan Audrine Kosijungan berpendapat tentang BSU.

Pingkan beranggapan, program BLT BPJS ini sangat penting sekali dalam usaha pemulihan perekonomian Indonesia.

Maka dengan adanya program Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) itu, daya beli pekerja akan tetap terjaga.

Baca Juga: Maia Estianty Ingatkan Prokes, Edric Tjandra dan Thalita Latief Banjiri Komentar

"Dalam masa pandemi virus Corona seperti ini, penyaluran BLT Subsidi Gaji sangat perlu sekali di tahun ini," ucap Pingkan.

Seperti yang diketahui sebelumnya, anggaran untuk BSU tidak dialokasikan di Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2021.

Pingkan mendesak pemerintah agar bisa mengingat kembali penyaluran BLT BPJS di 2021, betapa pentingnya program ini.

Baca Juga: Lowongan Kerja BUMN PT Pembangunan Perumahan Awal Juli 2021: Ada Formasi Document Control, Minimal Lulusan D3

Sudah terbukti di tahun lalu, SUbsidi gaji sudah menjadi primadona para pekerja dalam masalah kebutuhan sehari-hari mereka.

Sementara itu, Keberlanjutan program subsidi gaji di 2021 tersebut masih dalam tahap diskusi dengan tim Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN).

Sekarang ini, Kemnaker dengan KPC PEN tengah mendiskusikan kebijakan BLT BPJS Ketenagakerjaan di 2021, berdasarkan pengalaman di 2020.

Baca Juga: Ramalan 6 Shio Hari Ini Sabtu 3 Juli 2021: Shio Ular Kehidupan Cinta Anda akan Berkembang

Di sisi lain, Menaker itu mengatakan hal sama dengan Presiden Joko Widodo, dana sisa memang akan dikembalikan ke bendahara negara.

Dana sisa tersebut diakibatkan masih adanya, rekening calon penerima subsidi gaji yang bermasalah.

Maka, pihak Kemnaker dan bank penyalur kini tengah mengidentifikasi penyebab rekening tidak valid itu.

Baca Juga: Segera Dibuka Layanan SIM Keliling Bandung 3 Juli 2021, Berikut Syarat dan Lokasinya

Bila sudah mengetahui penyebab hal tersebut, maka rekening akan dikembalikan lagi kepada pekerja.

Nantinya mereka akan diperintahkan untuk membuat rekening baru, yang dimana Menaker menyarankan buat rekening dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Jika sudah selesai para pekerja akan secepatnya mengumpulkan kembali rekening baru itu, ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan setempat.

Baca Juga: Lowongan Kerja di Sicepat Ekspres Indonesia Awal Juli 2021: 2 Formasi Kosong dengan Minimal Lulusan D3

Nantinya, data rekening baru tersebut akan divalidasi dan diverifikasi dan akan dikembalikan lagi ke Kemnaker.

Selanjutnya, akan disalurkan kembali ke bank penyalur yang nantinya akan diberikan kepada para pekerja.

Pada penyaluran BLT BPJS Ketenagakerjaan 2020 lalu, ada sekitar 1,6 juta pekerja yang belum dapat subsidi gaji dikarenakan masalah rekening itu.

Baca Juga: Perkiraan Cuaca Kota Sukabumi Sabtu 3 Juli 2021: Cerah di Pagi Hari, Namun Hujan di Siang Hari

Maka mereka yang sudah dapat dana BSU itu, ada sekitar 23,3 juta pekerja dengan dana total 27,9 triliun. Rincian lengkapnya, pada termin satu terdapat 12,2 pekerja yang sudah dapat, dengan sisa pekerja yang belum dapat yaitu sekitar, 200 ribuan.

Sedangkan pada termin dua lebih para lagi, hanya terdapat 11 juta pekerja yang baru menerima. Yang dimana mereka yang belum dapat subsidi gaji itu, ada sekitar 1,4 juta karyawan lagi.

Penerima BLT BPJS Ketenagakerjaan yang banyak yaitu, terdapat di daerah DKI Jakarta. Di Jakarta ini ada sekitar 2,5 juta pekerja yang sudah dapat BLT BPJS Ketenagakerjaan itu.

Baca Juga: Jadwal Acara TV Hari Ini Sabtu 3 Juli 2021: ANTV, SCTV, INDOSIAR, dan TVRI

Penerima terbanyak kedua yakni ada di Jawa Barat dengan total penerima sekitar 1,7 juta. Disusul Jawa Tengah dengan total penerima sekitar 1,4 juta penerima BLT BPJS Ketenagakerjaan.

Daerah yang paling sedikit penerimanya yaitu berada di daerah Gorontalo, yang hanya ada 20 ribuan penerima saja. Selain itu, total perusahaan yang karyawannya sudah mendapatkan subsidi gaji ini, yaitu ada sebanyak 413.649.

Nah untuk pengecekan penerima BSU ini, hanya terdapat empat cara alternatif saja.

Halaman:

Editor: Adi Ramadhan

Sumber: Kemenaker


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x