Klarifikasi ASN Sukabumi Soal Polemik Dugaan KDRT kepada Istrinya

- 19 April 2024, 15:29 WIB
Kuasa hukum menunjukkan foto tangan ASN Sukabum terluka diduga akibat dianiaya.
Kuasa hukum menunjukkan foto tangan ASN Sukabum terluka diduga akibat dianiaya. /Istimewa




MEDIA PAKUAN - Dugaan KDRT yang dilakukan ASN berinisial BCA (38) kepada istrinya DM (58) ditanggapi oleh kuasa hukum ASN tersebut. Kuasa hukum BCA, Muhammad Adad Maulana membantah bahwa kliennya melakukan KDRT. Menurutnya, sang istri yang diduga melakukan penganiayaan kepada BCA .

"Terkait pemberitaan yang sedang ramai saat ini, saya tegaskan bahwa informasi yang disampaikan kuasa hukum DM itu tidak benar," ujarnya, Kamis 18 April 2024 malam.

"Justru, yang melakukan KDRT itu istri klien saya (DM) dan itu sudah dilakukan berkali-kali sejak lama, sejak tahun 2023 kemarin, bahkan sempat ada ancaman akan membunuh klien saya, itu satu bulan yang lalu," cetusnya.

Mengenai permintaan BCA untuk poligami kepada istrinya, menurutnya hal tersebut benar, karena selama berumah tangga mereka belum dikaruniai keturunan.

Baca Juga: Ngerem Depan di Jalan Berpasir di Sukabumi, Pengendara Honda Beat Tergelincir Cium Aspal

"Terkait poligami, memang benar klien saya sempat meminta izin kepada sang istri untuk berpoligami karena keinginannya untuk memiliki keturunan," tambahnya.

"Dan sebetulnya yang meminta cerai itu sejak dulu istri klien saya (DM) itu dia sudah minta sejak 19 Mei 2023 tapi klien saya masih punya itikad baik untuk memperbaiki hubungannya dengan sang istri, dengan harapan bisa berubah, karena memang sikap istrinya itu cenderung tempramental," katanya.

Adad menyebut, BCA akhirnya menggugat cerai istrinya pada Maret 2024 karena tidak tahan dengan perilaku sang istri. 

"Memang kami yang menggugat cerai, itu karena sudah cape dengan perlakuan DM yang sudah tidak bisa dikontrol. Bukan sekali dua kali klien saya mendapatkan penganiayaan, cuman klien saya hanya bertahan saja. Kami punya buktinya semua, foto, video terus chat dia (DM) gimana semuanya ada," ucapnya

Halaman:

Editor: Manaf Muhammad


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah