Kasus Covid 19 di Babel Kini Sudah 2002 Orang, Sehari Meningkat Segini

- 27 Desember 2020, 13:53 WIB
Kasus Covid 19 di Bangka Belitung
Kasus Covid 19 di Bangka Belitung /ANTARA/Ahmadi

MEDIA PAKUAN - Kasus Covid 19 di Bangka Belitung kini telah menyentuh angka 2000-an.

Tepat sebanyak 2002 orang telah terkonfirmasi terpapar Covid 19.

Satgas penanganan Covid 19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Andi Budi Prayitno, kembali menyatakan meningkatnya pandemi Covid 19.

Baca Juga: 60 Pelaku Perjalanan Lakukan Tes Antigen di Area Tol Cipali dan Cipularang, Begini Hasilnya!

Satu hari ini saja, ada sekitar 54 kasus baru di Provinsi Babel, Minggu, 27 Desember 2020.

"Hari ini, kasus baru COVID-19 kembali bertambah 54 orang, sehingga jumlah kumulatif masyarakat terkonfirmasi virus corona mencapai 2.002 orang," kata Budi.

Berdasarkan data yang telah terkumpul pada Sabtu, 26 Desember 2020, malam, dijelaskan secara rinci bahwa jumlah kumulatif pasien selesai isolasi atau bebas Covid 19 sebanyak 1.483 (bertambah 16), meninggal dunia 31 (bertambah 1), dalam isolasi 488 (bertambah 54 - berkurang 17) dan kumulatif kasus konfirmasi 2.002 (bertambah 54).

Baca Juga: Masih Tidak Dapat BLT BPJS Ketenagakerjaan Termin 2 Tahap 6 ? Coba Datanya di Revisi lagi

"Selama liburan natal dan tahun baru ini, kita bersama aparat TNI/Polri lebih memasifkan razia protokol kesehatan, guna menekan angka kasus dan penyebaran virus berbahaya ini," katanya.

Dengan jumlah sebanyak 2.002 orang yang terpapar Covid 19 itu dijelaskan secara rinci oleh Budi terkait kota yang tersebar, diantaranya Kota Pangkalpinang 666 (bertambah 31), Kabupaten Bangka 602 (bertambah 10), Bangka Tengah 314 (bertambah 4), Bangka Barat dengan jumlah sebanyak 99 orang (bertambah 1), Bangka Selatan 34 (bertambah 1), Belitung 258 (bertambah 6) dan Kabupaten Belitung Timur 29 (bertambah 1 orang).

Budi mengimbau kepada masyarakat agar semua dapat merayakan tahun baru 2021 mendatang ini dirl rumah saja, menurutnya hal tersebut dapat memperkecil dampak penyebaran pandemi Covid-19.

"Kami mengimbau masyarakat untuk merayakan malam tahun baru ini di rumah saja, agar kasus corona ini dapat ditekan," katanya.

Baca Juga: Berlanjut ! Penerima 20 juta Usaha Mikro dengan Total 48 triliun ada di Tahap I Termin 3

Menurut dia, penambahan kasus tersebut sudah seharusnya menjadi peringatan bagi semua pihak, maupun itu pemerintah kabupaten/kota untuk lebih responsif dan proaktif dalam melakukan pengendalian kasus terutama deteksi dini terhadap penyebaran COVID-19.

"Kami berharap seluruh instansi pemerintah secara agresif melakukan contact tracing atau pelacakan dan penelusuran kontak yakni pengidentifikasian dan proses pencarian terhadap orang-orang yang pernah melakukan kontak erat atau memiliki riwayat kontak dekat dengan orang yang terkonfirmasi COVID-19 dan berpotensi tinggi atau memiliki risiko terpapar COVID-19," katanya. ***

Editor: Siti Andini

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah