Kisah 5 Pemuda Wonosobo Nyaris jadi Koban TPPO: Terbujuk Rayuan

- 17 Mei 2024, 14:55 WIB
Kisah 5 Pemuda Wonosobo Nyaris jadi Koban TPPO: Terbujuk Rayuan
Kisah 5 Pemuda Wonosobo Nyaris jadi Koban TPPO: Terbujuk Rayuan /

MEDIA PAKUAN - Maraknya kasus perdagangan orang membuat pemerintah melakukan berbagai langkah sinergis dalam penindakan terhadap pelaku maupun penanganan terhadap korban.

Tetapi langkah pemerintah belumlah lepas dari permasalahan tersebut. Baru-baru ini, ramai diberitakan tentang adanya dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang dialami oleh 5 orang asal Kabupaten Wonosobo.

Salah satu korban dan temannya jadi korban TPPO, mereka akhirnya buka suara mengungkap kronologi di mana mereka dijanjikan kerja ke Australia hingga Serbia.

Salah satu korban berinisial YS menceritakan, kasus tersebut bermula saat tahun 2023 lalu, dirinya bersama 2 orang rekannya mendaftarkan diri ke sebuah tempat agen pemberangkatan calon perantau di Wonosobo.

Mereka bermaksud ingin menjadi TKI ke Australia lewat jasa abal-abal yang dikelola oleh pelaku bernama ML.

Ketiga-tiganya dibebani biaya pemberangkatan sebesar Rp 110 juta tiap orangnya.

"Awalnya kami bertiga, saya dan 2 teman saya. Kami mau pergi ke Australia, dijanjikan 3 bulan berangkat. Bayarnya setiap orang Rp 110 juta, tapi diiming-imingi gaji besar yang membuat kita mantap," ungkap YS kepada wartawan, Kamis (16/5) kemarin.

Meskipun merasa berat akan biaya sebesar itu, nyatanya tak menyurutkan niat mereka untuk tetap ingin mendaftar.

Terlebih, ML sempat menunjukkan bukti kepada korban bahwa pihaknya berhasil mengirim kliennya ke luar negeri.

Halaman:

Editor: Popi Siti Sopiah


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah