Dukungan Internasial untuk Ukraina Dianggap Standar Ganda, Palestina Ajak Masyarakat Dunia untuk Dukung Mereka

6 Maret 2022, 09:39 WIB
Dukungan Internasial Untuk Ukraina Dianggap Standar Ganda, Palestina Ajak Masyarakat Dunia Untuk Dukung Mereka /Muaaz/

MEDIA PAKUAN - Invasi Rusia ke Ukraina membuat orang-orang terus membuka mata, bahkan Ukraina memperoleh Dukungan Internasional dari berbagai pihak.

Buntut Dukungan Internasional tersebut Palestina menyerukan untuk menghentikan hal tersebut karena dianggap memiliki standar ganda.

Oleh karena itu, Palestina juga mengajak masyarakat dunia untuk mendukung perjuangan Palestina.

Baca Juga: Malang Sekali! Usai Dilecehkan Saudara Majikan di Arab Saudi TKW Indonesia Ditelantarkan, Ini Kisahnya

Al-Sheik mengatakan bahwa puluhan resolusi internasional telah hilang dan hancur dan sampai saat ini rakyat palestina masih menjadi korban pendudukan dan korban ketidakadilan.

Dalam unggah di media sosialnya Hussein Al-Sheikh anggota komite Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) bahwa saat saat ini Legitimasi Internasional telah dilanggar.

Dan Penyebabnya adalah standar ganda tersebut menyebabkan keadilan hilang, hak hancur dan kekuasaan menjadi tirani.

“Ketika warna kulit, agama dan rasa menjadi identitas, saat itulah nilai, moral dan kemanusiaan hilang,”postingan al-Sheikh dalam twitternya.

Baca Juga: Usai Tumbangkan Persiraja, Persib Bandung Seimbangkan Poin dengan Bali United

Sementara itu juru bicara Fatah Osama Al-Qawasmi mengatakan bahwa Israel telah melanggar hak manusia paling sederhana dan sampai saat ini mereka menganggap tidak mendengar kecaman atau penolakan terhadap Israell.

“Kami mengingatkan dunia bahwa bangsa Palestina diduduki dan dianiaya oleh Israel, yang mempraktekan segala bentuk pelanggaran, pembunuhan, penyiksaan, pemindahan dan penghancuran rumah,’Al-Qawasmi.

Sampai Al-Qawasmi mempertanyakan apakah orang Palestina memiliki darah kelas dua, dan rasa kemanusiaan diklasifikasikan berdasarkan ras dan warna kulit belaka.***

Editor: Adi Ramadhan

Sumber: Middle East

Tags

Terkini

Terpopuler