Aduh !Warga Kota Sukabumi Tertular hingga Kematian Covid 19 Semakin Sulit di Kendalikan

- 7 Desember 2020, 12:43 WIB
Penegakan operasi yustisi di Kota Sukabumi terus di galalakan seiring pertambahan warga tertular Covid 19 terus bertambah. Begitupun angka kematian meningkat cukup tajam.
Penegakan operasi yustisi di Kota Sukabumi terus di galalakan seiring pertambahan warga tertular Covid 19 terus bertambah. Begitupun angka kematian meningkat cukup tajam. /Ahmad R/

MEDIA PAKUAN-Peningkatan jumlah warga Kota Sukabumi terkonfirmasi positif covid 19, semakin sulit dikendalikan. 

Terjadi penambahan 41 orang sehingga jumlah total warga positif kini telah mencapai 1.210 orang. 

Begitupun jumlah kematian warga mengalami kondisi serupa. Penambahan kini telah mencapai 32 orang atau meningkatkan hingga mencapai 2,6 persen. 

Baca Juga: Angka Kesembuhan Covid-19 di Kabupaten Sukabumi Cukup Tinggi

Sementara itu, warga yang diisolasi kini mencapai 372 orang dan warga sembuh hanya kisaran 66,6 persen atau 806 orang. 

Sebenarnya, langkah antisipasi menghambat laju pertumbuhan telah dilakukan Pemerintah Kota Sukabumi. 

Bahkan operasi yustisi yang lebih dititik beratkan menindak warga yang tidak memakai masker terus digalakan.

Baca Juga: Kasus Covid 19 Bertambah! Petugas Gabungan Perketat Penjagaan Ditiga Ruangan Publik di Kota Sukabumi

"Banyak masyarakat yang mulai melupakan 3M padahal kasus covid 19 terus naik" kata Satgas covid 19 Kecamatan Gunungpuyuh, dr Fenty ketika melakukan razia di Jl Merbabu Kecamatan Gunungpuyuh Kota Sukabumi, Senin 7 Desember 2020.

Masih banyak masyarakat mengabaikan protokol kesehatan yang sudah digaungkan jauh jauh hari ketika ditemui di lapangan.

Pelanggar yang terjerat mulai dari orang tua bahkan anak anak yang belum cukup umur untuk mengendarai kendaraan bermotor.

Baca Juga: Kasus Covid 19 Bertambah! Petugas Gabungan Perketat Penjagaan Ditiga Ruangan Publik di Kota Sukabumi

Mereka dimintai kartu identitas dan masih diberi hukuman ringan berupa push up, pembacaan pancasila, dan menyanyikan lagu kebangsaan.

"Kebanyakan alasan mereka karena lupa dan buru buru" lanjutnya.

Sampai saat ini sudah didapat puluhan belasan pelanggar dan masih akan terus berlanjut hingga pukul 12.00 WIB.

Operasi gabungan tersebut terdiri dari satgas covid 19, koramil, polsek, unsur muspika, dan satpol pp.

Baca Juga: Ngeri! Warga Kota Sukabumi Terkonfirmasi Positif dan Meninggal Akibat Covid 19 Terus Merangkak Naik

"Operasi ini untuk mengawal peraturan walikota Sukabumi No 20 tahun 2020.***

Editor: Ahmad R


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah