Sungai Barito Terus Meluap, Pemkab Barito Utara Tetapkan Status Tanggap Darurat

- 20 Januari 2024, 09:25 WIB
Sungai Barito Terus Meluap, Pemkab Barito Utara Tetapkan Status Tanggap Darurat
Sungai Barito Terus Meluap, Pemkab Barito Utara Tetapkan Status Tanggap Darurat /Dok : BPBD Barito Utara 2022/

MEDIA PAKUAN - Akibat meluapnya Sungai Barito dan anak sungainya yang telah memasuki hari keempat, Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah tetapkan status tanggap darurat bencana banjir di wilayah kabupaten setempat.  

Adapun penetapan status tanggap darurat bencana banjir tersebut dibuat berdasarkan masukan dan saran dari beberapa instansi terkait.

“Ada pertimbangan-pertimbangan yang disampaikan Penjabat Bupati, kalau bisa Barito Utara di posisi tanggap status darurat bencana banjir. Namun kita harus mempersiapkan segala sesuatunya dalam beberapa hari ke depan,” kata Simamoraturahman selaku Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Utara

Menurutnya  pihak BPBD telah menyiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan status tanggap darurat, karena ada berapa hal yang harus disiapkan untuk menghadapi masalah siaga dan tanggap darurat.

Baca Juga: Potensi Bencana Rentan, Forkopimda Kota Sukabumi Bersihkan Sampah di Sungai Cimandiri: Ini Penjelasannya!

"Kita harus siapkan salah satunya adalah bagaimana kita menangani warga masyarakat yang terdampak, khususnya dalam menyalurkan bantuan pangan kepada mereka," ucap Mora (panggilan akrabnya).

Jufriansyah juga selaku Penjabat Sekretaris Daerah Barito Utara mengatakan bahwa pihaknya telah menggelar rapat koordinasi untuk menetapkan status tanggap darurat bencana banjir daerah ini.

"Sesuai petunjuk dari pimpinan bahwa pada hari ini kita melaksanakan rakor untuk menetapkan status keadaan, posisi dan keadaan darurat bencana banjir di Barito Utara,” ucap Jufri.

Beberapa hari terakhir, banjir yang melanda Barito Utara meluas di beberapa kecamatan di daerah setempat dan ada beberapa warga yang sudah terdampak musibah banjir tersebut.

Baca Juga: Belasan Rumah di Gunungguruh Sukabumi Diterjang Banjir, Mak Odah Cuma Bisa Pasrah

"Informasi terakhir di daerah hulu atau wilayah Kabupaten Murung Raya kondisi air sudah surut dan mereka sudah menetapkan status tanggap darurat. Dan kondisi terakhir kondisi air sudah mulai menurun, dan otomatis airnya akan mengalir ke daerah hilir (Barito Utara),” tutur Jufriansyah.

Sejak Selasa, 16 Januari 2024, banjir telah merendam 43 desa dan kelurahan Barito Utara dengan warga yang terdampak mencapai 11.745 kepala keluarga atau 40.067 jiwa. 

Sedangkan bangunan rumah warga yang terendam ialah sebanyak 7.247 bangunan dan fasilitas umum seperti fasilitas kesehatan dan pendidikan terhitung 104 unit.***

Editor: Ahmad R

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah