Pendapatan Pedagang Ikan Palabuharatu Sukabumi Terjun Bebas

24 September 2020, 13:23 WIB
/

 

MEDIA PAKUAN- Wabah pandemi virus Covid-19, ternyata berdampak pada pembelian ikan segar warga. 

Sejumlah pedagang ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Dermaga Palabuhanratu, mengeluhkan  pendapatannya terjun bebas.

 

Pedagang ikan mengeluhkan merosot ya pendapatan hingga mencapai 50 hingga 60 persen.

Baca Juga: Sangat Berbahaya Patut Waspada ! Lontong Plastik Terjual Bebas Dipasaran

Gunawan salah seorang  pedagang di TPI Dermaga Palabuhanratu, mengatakan semenjak pandemi virus corona atau Covid-19, penghasilannya menurun secara drastis.

"Banyak pelanggan mengurangi interaksi datang ke jongkok - jongkok karena alasan khawatir tertukar," katanya.

Biasanya, pendapatan yang diperoleh Gunawan perhari kisaran Rp7 juta sampai Rp8 juta. Namun, sekarang hanya Rp2 sampai Rp3 juta. 

Baca Juga: Kartu Prakerja Gelobang 10 Dibuka Hari Ini !, Beginilah Cara Daftarnya dan Tips agar lolos

"Dan itu diperoleh secara susah payah," katanya. 

Gunawan mengatakan anjlok pendapatan sejak wabah virus corona  awal Maret 2020 lalu. Kondisi semakin  serius terhadap omset pedagang ikan laut. "Hampir semua pedagang disini mengeluhkan soal penghasilannya," ujarnya.

Pihaknya menambahkan, meski omsetnya menurun, tetapi harga ikan laut pada saat pendemi Covid 19 di TPI Dermaga Palabuhanratu, kini harganya dinilai masih stabil.

Baca Juga: Viral ! Wanita Cantik Liya Nurzeftian Berhasil Tampil Sempurna di Foto KTP-nya

Seperti halnya, harga ikan tuna Rp35 ribu per kilogram, cumi Rp35 ribu per kilogram, tongkol Rp25 ribu per kilogramnya. 

"Harga ikan layur Rp80 ribu per kilogram,udang Rp130 ribu per kilogram, lobster Rp250 ribu per kilogram, kakap merah Rp70 ribu per kilogram dan ikan akap hitam Rp50 ribu per kilogram," katanya. 

Editor: Ahmad R

Tags

Terkini

Terpopuler