Buntut Protes Kontrak dengan Israel, Google Pecat 28 Karyawan Pro Palestina

- 19 April 2024, 09:55 WIB
Buntut Protes Kontrak dengan Israel, Google  Pecat 28 Karyawan Pro Palestina
Buntut Protes Kontrak dengan Israel, Google Pecat 28 Karyawan Pro Palestina /REUTERS/Regis Duvignau/File Photo

MEDIA PAKUAN - Buntut genosida Israel pada Palestina, puluhan karyawan Google dipecat.

Ke 28 karyawan tersebut dipecat karean terlibat dalam protes terhadap kontrak komputasi cloud perusahaan teknologi tersebut dengan Israel.

dilansir dari Reuters, para pekerja tersebut melakukan aksi duduk di kantor perusahaan di California dan New York sehubungan dengan kontrak Google senilai US$ 1,2 miliar untuk menyediakan peralatan khusus bagi militer Israel.

Mereka memasuki kantor CEO Google Cloud, Thomas Kurian. Informasi ini disampaikan di X oleh kelompok yang mengorganisir demonstrasi itu bernama No Tech For Apartheid.

Baca Juga: About the Leap Day 2024 Doodle Trending di Google

Para pengunjuk rasa membentangkan spanduk bertuliskan "Tidak Ada Lagi Genosida Demi Keuntungan" dan "Kami Mendukung Googler Palestina, Arab, dan Muslim."

Mereka dipecat pada Rabu (17/4/2024) malam waktu setempat, setelah polisi sebelumnya menangkap sembilan orang.

Google mengatakan, sejumlah kecil pengunjuk rasa karyawan masuk dan mengganggu beberapa lokasi kami. “Setelah menolak beberapa permintaan untuk meninggalkan lokasi, penegak hukum dilibatkan untuk memastikan keamanan kantor,” kata Google.

Perusahaan tersebut mengatakan, telah melakukan investigasi individu yang mengakibatkan pemutusan hubungan kerja terhadap 28 karyawan, dan akan terus menyelidiki dan mengambil tindakan sesuai kebutuhan.

Halaman:

Editor: Popi Siti Sopiah


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah