Polres Sukabumi Kota Bongkar Peredaran Narkoba Jaringan Lapas, Nilainya Hampir Rp3 miliar!

- 21 Mei 2024, 14:35 WIB
Polres Sukabumi Kota saat rilis kasus peredaran narkoba jaringan lapas.
Polres Sukabumi Kota saat rilis kasus peredaran narkoba jaringan lapas. /Manaf Muhammad/Media Pakuan



MEDIA PAKUAN - Sebanyak tujuh orang diamankan atas kasus peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Sukabumi. Mereka adalah EA (30) , PP (25), CS (38), MZ (23), YY (38), IK (51), dan HD (33) dengan 5 TKP berbeda.

Total barang bukti yang diamankan Satreskrim Polres Sukabumi Kota di antaranya adalah narkotika jenis sabu sebanyak 1.988,93 gram atau 1 kg 9 ons 88,93 gram hampir 2 kilogram, satu buah alat hisap sabu (bong), dua buah timbangan, dua unit sepeda motor jenis Honda Beat warna biru dan Honda Supra Fit warna hitam, serta uang tunai senilai Rp 475.000.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Ari Setyawan Wibowo mengatakan, dua pelaku yakni warga Kecamatan Lembursitu berinisial CS (38) dan MZ (23), terlibat kasus peredaran sabu lewat jaringan lapas.

"Perlu kami sampaikan bahwa dari 5 TKP 7 tersangka ini, ada dua tersangka yang barang buktinya itu hampir 2 kg (sabu). Pelaku CS dan MZ diamankan pada Minggu, 12 Mei 2024 sekira pukul 02.30 WIB di Kampung Cikundul Girang, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi," kata Ari, Selasa 21 Mei 2024.

Baca Juga: Dua Bulan DPO, Polres Sukabumi Kota Buru Buronan Penganiaya Perias Pengantin di Cikole: Ini Ciri-cirinya

Kedua tersangka berhasil diamankan berkat adanya laporan dari masyarakat yang mencurigai gerak gerik mereka. Menurutnya, barang haram yang diedarkan oleh keduanya didapat dari seseorang narapidana yang saat ini masih berada di lapas. 

"Setelah kita kembangkan, bahwa barang-barang ini dari pelaku CS dan MZ dikendalikan oleh salah satu pelaku yang merupakan residivis. Saat ini masih menjalani hukuman di Lapas dan dia pernah ditangkap di wilayah Polres Sukabumi Kota pada tahun 2022 inisial H dengan BB 3 kg pada saat diamankan," ujarnya.

Satnarkoba Polres Sukabumi Kota saat ini juga tengah memeriksa pihak lembaga permasyarakatan (lapas), termasuk dugaan keterlibatan sopir dalam peredaran gelap narkoba jenis sabu tersebut.

"Itu kita dalami (dugaan keterlibatan sipir), saat ini belum ada mengarah ke sipir namun sekali lagi kami tegaskan Alhamdulillah Kalapas kooperatif untuk dengan adanya informasi penangkapan dan datangi ke sana," ucapnya.

Halaman:

Editor: Manaf Muhammad

Sumber: Media Pakuan


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah