Gandeng Kemendikbudristek, UMMI Sukabumi Bahas Transisi PAUD ke SD

- 18 Mei 2024, 15:19 WIB
Stadium general di Universitas Muhammadiyah Sukabumi bersama Kemendikbudristek.
Stadium general di Universitas Muhammadiyah Sukabumi bersama Kemendikbudristek. /




MEDIA PAKUAN - Stadium general bertajuk 'mewujudkan SDM yang unggul dan berkarakter sejak usia dini melalui transisi PAUD ke SD yang menyenangkan' telah dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Sukabumi.

Dalam kegiatan ini, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) turut hadir melalui Direktur Pembinaan Sekolah Dasar, Muhammad Hasbi. 

Turut ikut dalam kegiatan ini dari organisasi guru seperi PGRI, Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI), hingga Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi.

Rektor Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) Reny Sukmawani mengatakan, para guru dan orang tua penting untuk mengetahui bahwa anak harus terpenuhi hak pendidikannya sesuai dengan usianya.

Baca Juga: Pj Wali Kota Sukabumi Takjub dengan Ketulusan Cecep Inisiatif Bersihkan Masjid di Berbagai Tempat

 "Ini sangat penting sekali kalau ingat dulu karena terjadinya miskonsepsi terkait dengan transisi dari PAUD ke SD saya mengalaminya dulu. Mungkin dulu sebagai mama muda ketika punya anak mimpinya tinggi sekali," kata Reny, Jum'at 17 Mei 2024.

Menurut Reny, kemampuan baca tulis hitung (calistung) saat ini bukanlah indikator keberhasilan anak usia dini karena sudah tidak relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan di dunia pendidikan.

"Dulu mikirnya itu hal yang hebat anak masih 5 tahun disekolahkan di SD walaupun statusnya anak bawah dan itu adanya yang menerima SD nya," tuturnya.

"Rasanya sebagai ibu muda bangga sekali pada saat itu tapi ternyata itu hal yang bukan membanggakan dan itu terasa perkembangannya yang mamanya ambisi yang awalnya kelihatan cerdas kesini melempem," pungkasnya.

Halaman:

Editor: Manaf Muhammad


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah