Peringatan Keras! Perhimpunan Kedokteran Haji Waspadai Penyakit Bayang-bayangi Jamaah Manula: Selain ISPA?

- 10 Mei 2024, 14:15 WIB
Ilustrasi jemaah haji lansia. waspadai penyait Ispa
Ilustrasi jemaah haji lansia. waspadai penyait Ispa /Pikiran Rakyat/Eva Fahas/

 


MEDIA PAKUAN - Seiring memasuki cuaca panas di Mekkah dan Madinah, akhirnya Pengurus Pusat Perhimpunan Kedokteran Haji Indonesia (PP Perdokhi) merilis peringatan.

Mereka menghimbau agar pemerintah mengeluarkan peringatan kepada para jamaah haji Indonesa perlu mewaspadai adanya penularan penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA), meningitis hingga dehidrasi.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum PP Perdokhi Dr. dr. Syarief Hasan Lutfie, Sp.K.F.R, MARS, AIFO-K di Jakarta, Kamis 9 Mei 2024

Dia menatakan flu menyerang orang dengan usia manula dan memiliki penyakit komorbid, dapat berisiko berat. Apalagi ISPA dan pneumonia merupakan penyakit terbanyak yang ditemui pada jamaah haji Indonesia.

"Paling terbanyak selama penyelenggaraan kesehatan haji di Arab Saudi pada Tahun 2023,” kata Syarief Hasan Lutfie.

Baca Juga: Inilah Cara Terbaik Atasi Susah Tidur, Metode Mudah dari Pakar: Mari Kita Coba Yuk!

Dia mengatakan terdapat risiko bahaya penyakit meningitis atau radang selaput otak. Penyakit yang merupakan gangguan kesehatan akibat penyakit meningokokus invasif (IMD).
"Penyakit seperti pneumonia dan influenza juga perlu diwaspadai," katanya.

Dia mengatakan selama beberapa tahun terakhir infeksi saluran napas merupakan penyakit paling sering untuk jemaah Indonesia selama penyelenggaraan ibadah haji di Arab Saudi.

"Studi di Arab Saudi menunjukkan sekitar 60 persen jamaah yang berkonsultasi di Klinik Primer Mina datang dengan keluhan infeksi saluran napas atas," katanya.

Dia mengatakan ISPA itu datang usai jamaah mengabaikan gejala yang dirasakan dan tidak melakukan tindakan preventif. Akibatnya, gejala berlanjut sampai terkena pneumonia.

Baca Juga: India Pernah Menjadi Sekutu Kuat Palestina. Apa yang berubah?

“Jamaah yang dirawat inap di rumah sakit hampir 40 persen disebabkan pneumonia. Sementara jamaah yang dirawat masuk ke ICU sebesar 67 persen disebabkan infeksi saluran napas,” katanya.

Syarief juga membeberkan berdasarkan hasil studi Balkhy yang dilakukan pada 500 pasien jamaah haji, ditemukan bahwa sebanyak 56 persen jamaah dengan infeksi saluran napas terbukti disebabkan virus influenza.

Syarief menganjurkan agar sebelum berangkat ibadah haji atau umroh jamaah sudah melakukan vaksinasi terlebih dahulu sebagai bentuk proteksi diri ketika harus berbaur dengan jamaah dari negara lain di Arab Saudi.

“Inilah pentingnya jamaah membutuhkan vaksin influenza untuk memberikan proteksi diri selama menunaikan ibadah umroh,” pungkas Syarief.***

Editor: Ahmad R


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah