38 Berandal Motor Sukabumi Resahkan Warga di Sukabumi, Diringkus Polisi lalu Digunduli

- 30 Maret 2024, 19:26 WIB
Puluhan berandal bermotor diamankan di Mapolsek Cicurug Sukabumi saat malam Ramadhan.
Puluhan berandal bermotor diamankan di Mapolsek Cicurug Sukabumi saat malam Ramadhan. /Istimewa



MEDIA PAKUAN - Puluhan remaja melakukan konvoi menggunakan sepeda motor di sepanjang Jalan Raya Siliwangi Cicurug menuju arah Sukabumi, Sabtu 30 Maret 2024.

Aksi mereka akhirnya diketahui oleh pihak kepolisian sehingga berhasil diamankan di sebuah Villa di Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi pada dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Kapolsek Cicurug Resor Sukabumi Kompol Mangapul Simangunsong mengatakan sekelompok pemuda tersebut membuat kegaduhan dengan menggeber kendaraannya saat melakukan konvoi sambil mengibarkan bendera dengan logo geng motor tertentu.

Setelah mendapatkan informasi yang akurat, pihak kepolisian akhirnya menggerebek para anggota geng motor yang sedang berkumpul di sebuah villa.

Baca Juga: Kerap Berbuat Onar! 38 Remaja Geng Motor Sukabumi Team Diamankan: Benarkah Diancam Lebaran di Kantor Polisi

"Ternyata benar di sebuah villa ada sebanyak 38 remaja yang kami amankan, kemudian mereka di giring ke Mapolsek Cicurug guna pemeriksaan lebih lanjut," kata Mangapul, Sabtu 30 Maret 2024.

Pihak kepolisian memeriksa para pemuda itu. Kemudian didapati bahwa mereka adalah bagian dari geng motor Cicurug Street, Sukabumi Never Die dan 28 gabungan geng motor lainnya. Keterangan itu diketahui usai mengamankan sejumlah barang bukti berupa bendera dan spanduk. Polisi turut mengamankan sejumlah botol sisa minuman keras.

"Mereka berkumpul dengan alasan untuk melakukan acara buka bersama dan setelah itu mereka melakukan konvoi sehingga meresahkan masyarakat," pungkasnya.

Sebagai tindakan untuk memberi efek jera, para remaja digunduli kepalanya satu per satu di Mapolsek Cicurug Resor Sukabumi. Selain itu mereka juga diberi pembinaan.

Baca Juga: APDESI Sukabumi Tak Euforia Soal Perpanjangan Masa Jabatan Kades di UU Desa Terbaru

"Selanjutnya mereka dimintai keterangan data identitas dan sebagai bentuk teguran serta efek jera, para remaja juga terpaksa dipotong rambutnya satu per satu, hal ini diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi mereka untuk tidak mengulangi tindakan serupa di masa mendatang," pungkasnya.

Untuk kendaraan roda dua yang diamankan sebanyak 15 unit. Polisi mengkandangkan sepeda motor tersebut hingga selesai hari raya Idul Fitri.

"Para remaja tersebut bakal dipulangkan dengan syarat dijemput orangtuanya masing-masing dan membuat pernyataan serta keluar dari group whatsapp yang dinamai Sukabumi Team," ungkapnya.***

Editor: Manaf Muhammad


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah