Makna Mendalam Silat Day Al Fath Kota Sukabumi: Mempersatukan Seluruh Perguruan Pencak Silat di Indonesia

- 28 November 2021, 07:15 WIB
KH Muhammad Fajar Laksana dalam festival Silat Day Al Fath
KH Muhammad Fajar Laksana dalam festival Silat Day Al Fath /Mediapakuan.com/Manaf Muhammad
 
MEDIA PAKUAN - Banyaknya perguruan pencak silat di Indonesia membuat pendekar Sukabumi KH Muhammad Fajar Laksana memiliki inisiasi untuk mempertemukan antar mereka dalam bentuk silaturahmi.
 
Menurut tokoh ulama Sukabumi ini, sudah seharusnya pencak silat menjadi bahasa persatuan tanpa membeda-bedakan paguron maupun aliran.
 
Atas dasar itu, ia membuat festival Silat Day Al Fath yang berlokasi di Ponpes Dzikir Al Fath Kota Sukabumi menjadi tempat berkumpul dan bersilaturahminya para pendekar pencak silat lintas daerah dan budaya.
 
 
"Karena pencak silat berasal dari pondok pesantren kyai kyai mengajarkannya di situlah ada nilai-nilai spiritual yang mencetak manusia berakhlakul karimah maka pencak silat bukan hanya olahraga tetapi pencak silat juga merupakan ajaran kehidupan mengaplikasikan apa yang diajarkan oleh Al Qur'an dan Sunnah diwujudkan dalam bentuk olahraga yang mengandung unsur syi'ar dan dakwah di situ ada filosofi filosofi kehidupan," katanya, Sabtu 27 November 2021.
 
Menurutnya, keberagaman budaya pencak silat dapat menjadi bentuk persaudaraan. Sebab makna pencak silat yang diambil olehnya berasal dari kata silaturahmi.
 
Untuk mempersatukan berbagai perguruan pencak silat tersebut dapat diambil dari landasan filosofis dan ideologis dari kearifan lokal tanah Pajajaran yaitu silih asah, silih asih, silih asuh, dan silih wawangi.
 
"Pencak silat memiliki empat unsur landasan filosofis kearifan lokal yang pertama silih wawangi yaitu saling mendukung saling mempromosikan, yang kedua silih asah saling membagi ilmu, yang ke tiga silih asih saling mengasihi, yang ke empat silih asuh saling mengasuh saling membimbing antara paguron pencak silat," jelasnya.
 
 
Sehingga menurutnya, dari landasan filosofis tersebut diejawantahkan dengan digelarnya festival Silat Day Al Fath sebagai wadah silaturahmi dan panggung bertemunya para pendekar pencak silat dari berbagai daerah.
 
"Landasan aksiologis prakteknya dalam bentuk apa salah satu contoh dari berbagai macam kegiatan yang muncul di Indonesia adalah di pesantren dzikir Al Fath mengaplikasikan silaturahmi dari para santri yang suka rajin solat untuk bisa memiliki kekuatan."
 
"Kekuatan yang utama adalah silaturahmi maka kita melaksanakan Silat Day Al Fath mengundang seluruh paguron bertatap muka supaya berkomunikasi kemudian saling mengenal maka insyaallah saling menyayangi maka insyaallah pencak silat bersatu sehingga terjaga NKRI dan tentu agama kita," pungkasnya.
 
Seperti diketahui Silat Day ini sudah ditetapkan pemerintah Kota Sukabumi menjadi agenda bulanan juga sebagai pendongkrak pariwisata dan ekonomi kreatif karena datang dari berbagai penjuru dunia.***

Editor: Adi Ramadhan

Sumber: Berbagai Sumber


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network