Standar Ganda: FIFA Tunda Keputusan Atas Permintaan Palestina Menendang Israel

- 18 Mei 2024, 10:55 WIB
Standar Ganda: FIFA Tunda Keputusan Atas Permintaan Palestina Menendang Israel
Standar Ganda: FIFA Tunda Keputusan Atas Permintaan Palestina Menendang Israel //Pixabay/

 

MEDIA PAKUAN - Sikap FIFA yang standar ganda ternyata sudah membuat sejumlah negara gerah, khususnya di Timur Tengah. Mereka sempat mendesak FIFA untuk menjatuhkan sanksi berat kepada Israel.

Desakan dari itu sudah terjadi sejak Februari 2024 lalu. Bersama Iran, 12 negara yang meliputi Yordania, Palestina, Qatar, Arab Saudi, hingga Uni Emirat Arab, meminta FIFA dan UEFA untuk menghukum penuh Israel dalam aktivitas sepak bola dunia.

Badan sepak bola dunia, FIFA, mengatakan pihaknya akan meminta nasihat hukum sebelum mengadakan pertemuan pada bulan Juli untuk memutuskan proposal Palestina menangguhkan Israel dari pertandingan internasional.

Pada hari Jumat, Presiden FIFA Gianni Infantino mengumumkan rencana tersebut pada kongres tahunan organisasi tersebut di Bangkok, Thailand, setelah Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA) menyampaikan argumen yang menuduh Asosiasi Sepak Bola Israel (IFA) melanggar undang-undang FIFA dengan perangnya di Gaza dan tim yang berlokasi di wilayah Palestina di liga domestiknya.

Baca Juga: Benarkah Isu Timnas Indonesia Tantang Portugal di FIFA Matchday?

“Saya meminta Anda untuk berdiri di sisi kanan sejarah… Jika tidak sekarang, kapan lagi?” kata Presiden PFA Jibril Rajoub, berbicara di hadapan delegasi dari 211 asosiasi anggota. “FIFA tidak bisa bersikap acuh tak acuh terhadap pelanggaran-pelanggaran ini atau genosida yang sedang berlangsung di Palestina.”

Infantino mengatakan FIFA “mulai sekarang akan memberikan mandat kepada ahli hukum independen untuk menganalisis tiga permintaan [dari PFA] dan memastikan statuta FIFA diterapkan dengan cara yang benar”, dengan pertemuan dewan luar biasa yang dijadwalkan akan diadakan pada 25 Juli.

"PFA menyerukan “sanksi yang tepat, dengan dampak segera, terhadap tim-tim Israel,” menurut dokumen FIFA yang dirilis sebulan sebelum pertemuan kongres dan dewan di Bangkok.

Mosi tersebut mencatat “pelanggaran hukum internasional yang dilakukan oleh pendudukan Israel di Palestina, khususnya di Gaza” dan mengutip komitmen hukum FIFA mengenai hak asasi manusia dan menentang diskriminasi.

Halaman:

Editor: Popi Siti Sopiah

Sumber: Al Jazeera


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah