Kebebasan Pers di Jawa Barat Tertinggi Kedua di Indonesia, Begini Kata Ridwan Kamil

- 25 Oktober 2021, 20:43 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil
Gubernur Jabar Ridwan Kamil /
 
MEDIA PAKUAN-Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil tanggapi mengenai Indeks kebebasan pers (IKP) di wilayah Jawa Barat merangkak 27 peringkat ke posisi dua tertinggi di Indonesia setelah sebelumnya menempati posisi 29 pada tahun lalu.
 
Ridwan Kamil bersyukur karena dari hasil survei IKP tahun 2021 yang dilakukan Dewan Pers dan Sucofindo tersebut Jawa Barat memiliki skor 82,66.
 
Dalam keterangan resminya melalui akun Instagram, Ridwan Kamil menyebut hal tersebut merupakan lompatan yang cukup jauh dari tahun sebelumnya.
"Alhamdulillah, Jawa Barat bersama Kep Riau berada di 2 besar provinsi yang paling ramah pada kebebasan berpendapat Pers dan media. Setelah iklim kebebasan diperbaiki, Jawa Barat melompat dari urutan 29 ke urutan 2," tulisnya, Senin 25 Oktober 2021.
 
"Indeks Kebebasan Pers (Press Freedom Index) ini dilaksanakan surveinya oleh Dewan Pers, mengukur 3 hal: Ekosistem politik, ekosistem ekonomi dan ekosistem hukum. Dokumennya diserahkan akhir minggu lalu kepada Pemprov Jabar di Gedung Sate," ucapnya.
 
Mantan Walikota Bandung tersebut menambahkan pihaknya akan terus melakukan evaluasi untuk menciptakan kebebasan pers di Jawa Barat yang lebih baik lagi.
 
Ridwan Kamil memastikan kebebasan pers agar masyarakat dapat menerima informasi yang sebenar benarnya tanpa ada halangan dalam kehidupan demokrasi.
 
"Kebebasan Pers adalah fundamental dalam kehidupan demokrasi yang berkualitas," jelasnya
 
"Namun kebebasan juga harus disertai rasa tanggung jawab. Mari berantas hoaks sebagai sisi gelap dalam dunia komunikasi dan informasi," pungkasnya.
 
"Salam hormat untuk seluruh insan pers dari kami Pemerintah Provinsi Jawa Barat," tandasnya.
Dalam survei IKP tersebut terdapat tiga kriteria penilaian lingkungan yang pertama lingkungan politik, lingkungan ekonomi, dan lingkungan hukum.
 
Untuk Jawa Barat sendiri Ridwan Kamil menyebut meraih poin 84,09 untuk indeks lingkungan politik, 80,89 poin untuk lingkungan ekonomi, dan 81,38 poin untuk lingkungan hukum.***
 
 
 

Editor: Hanif Nasution

Sumber: Pikiran Rakyat Instagram Ridwan Kamil


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network