Apakah Panu dan Kudis Dapat Menular? Memahami Potensi Penularan dan Pencegahan

- 15 Mei 2024, 16:55 WIB
mengenal penyakit Scabies atau kudis dapat menular
mengenal penyakit Scabies atau kudis dapat menular /Mayo Clinic

MEDIA PAKUAN - Panu dan kudis adalah dua kondisi kulit yang berbeda, tetapi keduanya seringkali menimbulkan pertanyaan apakah mereka dapat menular dari satu orang ke orang lain.

Untuk menjawab pertanyaan ini dengan tepat, mari kita pelajari potensi penularan serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan.

Apakah Panu Menular?
Panu, atau tinea versicolor, umumnya tidak dianggap sebagai kondisi yang menular. Infeksi ini disebabkan oleh jamur Malassezia yang secara alami ada di kulit manusia.

Baca Juga: Peluang Emas, Inspire Way Indonesia Buka Lowongan Kerja 2024: Lulusan SMK, S1 dan S2, Ayo Coba Melamar!

Namun, faktor-faktor tertentu seperti kelembaban berlebih atau sistem kekebalan tubuh yang lemah dapat menyebabkan pertumbuhan jamur berlebih ini, yang pada gilirannya menyebabkan infeksi panu.

Penularan panu tidak terjadi melalui kontak kulit ke kulit seperti kudis, tetapi kondisi ini lebih berkaitan dengan faktor internal tubuh.

Apakah Kudis Menular?
Kudis, atau scabies, merupakan kondisi yang sangat menular. Infeksi ini disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei yang menginfeksi kulit manusia.

Tungau ini dapat menyebar melalui kontak kulit ke kulit, baik melalui kontak langsung maupun melalui benda-benda yang terkontaminasi.
Pendidikan seringkali menyebar dengan cepat di lingkungan yang padat dan dekat, seperti rumah sakit, sekolah, atau fasilitas perawatan jangka panjang.

Baca Juga: Segera Melamar! BUMN Boma Bisma Indra Buka Lowongan Kerja: Kategori S1, Usia Maksimal 28 Tahun

Halaman:

Editor: Ahmad R


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah