Apakah Asam Urat Dapat Disembuhkan? Ini Penjelasannya!

- 15 Mei 2024, 13:10 WIB
Ilustrasi Penyakit Asam Urat.
Ilustrasi Penyakit Asam Urat. /freepik/

MEDIA PAKUAN - Asam urat, atau gout, adalah kondisi yang disebabkan oleh penumpukan kristal urat di dalam sendi, yang menyebabkan nyeri, peradangan, dan pembengkakan.

Penyakit ini seringkali bersifat kronis dan dapat kambuh berulang kali jika tidak dikelola dengan baik.

Pertanyaan yang sering muncul adalah apakah asam urat dapat disembuhkan sepenuhnya atau tidak.

Berikut adalah penjelasan tentang apakah asam urat dapat disembuhkan, serta bagaimana kondisi ini dapat dikelola untuk mencegah serangan berulang.

Baca Juga: Jasad Ibu yang Dibunuh Anak Kandung di Kalibunder Sukabumi Diautopsi, Luka Hampir di Sekujur Tubuh

Memahami Asam Urat
Asam urat terbentuk dari pemecahan purin, yang merupakan senyawa yang ditemukan dalam berbagai makanan dan minuman.

Normalnya, asam urat larut dalam darah dan dikeluarkan melalui urin. Namun, produksi asam urat yang berlebihan atau ekskresi yang tidak efektif dapat menyebabkan penumpukan asam urat dalam darah, yang dikenal sebagai hiperurisemia.

Ketika kadar asam urat terlalu tinggi, kristal urat dapat terbentuk di dalam sendi dan jaringan sekitarnya, menyebabkan serangan gout.

Pengobatan Asam Urat
Saat ini, tidak ada obat yang dapat menyembuhkan asam urat secara permanen.
Namun, kondisi ini dapat dikelola dengan efektif melalui kombinasi obat-obatan, perubahan gaya hidup, dan diet.

Tujuan utama pengobatan adalah untuk mengurangi kadar asam urat dalam darah dan mencegah serangan gout di masa depan.

Baca Juga: 5 Negara Penghasil Film Horor Terbaik di Dunia!, Benarkah Satu Suro Masuk Film Paling Mistik?

1. Obat-obatan
- Obat untuk Mengurangi Nyeri dan Peradangan: NSAID (nonsteroidal anti-inflammatory drugs), colchicine, dan kortikosteroid sering digunakan untuk mengatasi serangan gout akut.

- Obat untuk Menurunkan Kadar Asam Urat: Allopurinol, febuxostat, dan probenecid adalah obat-obatan yang dapat digunakan untuk menurunkan kadar asam urat dalam darah secara jangka panjang.

2. Perubahan Gaya Hidup dan Diet
- Diet Rendah Purin: Menghindari makanan tinggi purin seperti daging merah, makanan laut, dan alkohol dapat membantu mengurangi kadar asam urat.

- Hidrasi yang Cukup: Minum banyak air membantu ginjal mengeluarkan asam urat dari tubuh.

- Pengelolaan Berat Badan: Menjaga berat badan yang sehat dapat mengurangi risiko serangan gout.

- Olahraga Teratur: Aktivitas fisik yang teratur dapat membantu menjaga kesehatan sendi dan berat badan.

Baca Juga: Tinggal Serumah, Anak Bunuh Ibu Kandungnya di Sukabumi dengan Garpu Tanah

Pencegahan Serangan Ulang
Dengan pengelolaan yang tepat, penderita asam urat dapat mencegah serangan berulang dan menjalani kehidupan yang normal. Langkah-langkah pencegahan meliputi:

- Kepatuhan Terhadap Pengobatan: Mengambil obat sesuai resep dokter dan tidak menghentikannya tanpa konsultasi.

- Pemeriksaan Rutin: Melakukan pemeriksaan kadar asam urat secara rutin untuk memastikan bahwa kadar asam urat tetap dalam batas yang aman.

- Menghindari Pemicu: Mengetahui dan menghindari makanan atau situasi yang dapat memicu serangan gout.***




 

Editor: Ahmad R


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah