Apakah Kacang-Kacangan Memicu Kambuhnya Asam Urat? Ternyata Ini!

- 15 Mei 2024, 11:05 WIB
Ilustrasi - Kacang-kacangan penyebab asam urat
Ilustrasi - Kacang-kacangan penyebab asam urat /pixabay.com/

MEDIA PAKUAN - Asam urat atau gout adalah kondisi yang disebabkan oleh penumpukan kristal urat di dalam sendi, yang dapat menyebabkan nyeri, peradangan, dan pembengkakan.

Faktor utama yang berkontribusi terhadap kondisi ini adalah kadar asam urat yang tinggi dalam darah, yang dapat dipengaruhi oleh diet dan gaya hidup seseorang.

Salah satu pertanyaan umum yang sering muncul adalah apakah kacang-kacangan dapat memicu kambuhnya asam urat.

- Kacang-Kacangan dan Kandungan Purin
- Kacang-kacangan seperti kacang tanah, almond, kacang mete, dan kacang polong dikenal memiliki berbagai manfaat kesehatan.

Mereka kaya akan protein, serat, vitamin, dan mineral, serta lemak sehat yang baik untuk jantung. Namun, bagi penderita asam urat, penting untuk memperhatikan kandungan purin dalam makanan, karena purin dipecah menjadi asam urat dalam tubuh.

Purin dalam Kacang-Kacangan
Berbeda dengan beberapa jenis daging merah, makanan laut, dan jeroan yang tinggi purin, kebanyakan kacang-kacangan memiliki kandungan purin yang relatif rendah hingga sedang.

Ini berarti mereka tidak berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan kadar asam urat dalam darah. Misalnya:

- Kacang Tanah: Mengandung purin dalam jumlah sedang, tetapi dalam batas yang masih aman untuk dikonsumsi dalam jumlah wajar.

- Almond dan Kacang Mete: Memiliki kandungan purin yang rendah dan umumnya aman bagi penderita asam urat.

- Kacang Polong: Mengandung sedikit lebih banyak purin dibandingkan dengan kacang lainnya, tetapi masih dapat diterima jika dikonsumsi dalam jumlah sedang.

Studi dan Pendapat Ahli
Penelitian menunjukkan bahwa tidak semua sumber protein nabati berdampak negatif pada kadar asam urat.

Beberapa studi bahkan menunjukkan bahwa diet yang kaya akan protein nabati, termasuk kacang-kacangan, dapat membantu mengurangi risiko serangan asam urat dibandingkan dengan protein hewani.

Menurut sebuah studi yang dipublikasikan dalam "The New England Journal of Medicine", konsumsi kacang-kacangan dan sumber protein nabati lainnya tidak dikaitkan dengan peningkatan risiko gout.

Sebaliknya, konsumsi daging merah dan makanan laut justru menunjukkan peningkatan risiko yang lebih tinggi.

- Konsumsi Kacang-Kacangan dengan Bijak
- Meskipun kacang-kacangan memiliki banyak manfaat dan kandungan purin yang rendah, konsumsi yang berlebihan tetap harus dihindari.

Sebaiknya, penderita asam urat tetap menjaga keseimbangan dalam diet mereka dan memperhatikan porsi konsumsi. Beberapa tips yang dapat diikuti adalah:

- Porsi yang Wajar: Konsumsi kacang-kacangan dalam porsi kecil hingga sedang sebagai bagian dari diet seimbang.

- Variasi Diet: Gabungkan kacang-kacangan dengan berbagai sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan sumber protein nabati lainnya.

- Hindari Makanan Tinggi Purin: Batasi konsumsi daging merah, makanan laut, dan jeroan yang tinggi purin untuk mengurangi risiko peningkatan asam urat.***



Editor: Ahmad R


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah