Sekilas Asam Urat, Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya: Waspadai Penuk Seksama!

- 15 Mei 2024, 12:55 WIB
Penyakit asam urat/yankes.kemkes.go.id/
Penyakit asam urat/yankes.kemkes.go.id/ /

MEDIA PAKUAN - Asam urat adalah senyawa kimia yang dihasilkan tubuh sebagai hasil dari pemecahan purin, zat yang ditemukan dalam berbagai makanan dan minuman.

Dalam keadaan normal, asam urat larut dalam darah, melewati ginjal, dan dikeluarkan melalui urin.

Namun, ketika tubuh memproduksi terlalu banyak asam urat atau ginjal tidak dapat mengeluarkannya dengan efisien, kadar asam urat dalam darah dapat meningkat, menyebabkan kondisi yang dikenal sebagai hiperurisemia.

Baca Juga: Jasad Ibu yang Dibunuh Anak Kandung di Kalibunder Sukabumi Diautopsi, Luka Hampir di Sekujur Tubuh

Penyebab Asam Urat Tinggi

- Faktor Genetik : Kecenderungan untuk memiliki kadar asam urat tinggi sering kali diwariskan.

- Diet: Konsumsi makanan tinggi purin seperti daging merah, makanan laut, dan minuman beralkohol, terutama bir, dapat meningkatkan kadar asam urat.

- Obesitas: Kelebihan berat badan dapat meningkatkan produksi asam urat dan mengurangi kemampuan ginjal untuk mengeluarkannya.

- Kondisi Kesehatan Tertentu: Beberapa kondisi medis, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, dan penyakit ginjal, dapat meningkatkan risiko hiperurisemia.

- Obat-obatan: Beberapa diuretik dan obat-obatan lain dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah.

Baca Juga: 5 Negara Penghasil Film Horor Terbaik di Dunia!, Apakah Satu Suro Masuk Film Paling Mistik?

Gejala Asam Urat Tinggi

Hiperurisemia sering tidak menunjukkan gejala sampai kadar asam urat yang tinggi menyebabkan terbentuknya kristal urat di sendi, yang dapat memicu serangan asam urat atau asam urat.

Gejala utama asam urat meliputi:

- Nyeri Sendi yang Parah: Biasanya terjadi pada sendi jempol kaki, tetapi bisa juga mempengaruhi sendi lain seperti pergelangan kaki, lutut, tangan, dan pergelangan tangan.

- Kemerahan dan Pembengkakan: Sendi yang terkena biasanya merah, bengkak, dan sangat nyeri.

- Keterbatasan Gerak: Sendi yang terkena mungkin sulit untuk digerakkan karena nyeri dan peradangan.

- Serangan Mendadak: Gejala sering terjadi tiba-tiba dan paling parah dalam 12 hingga 24 jam pertama.

Baca Juga: Tinggal Serumah, Anak Bunuh Ibu Kandungnya di Sukabumi dengan Garpu Tanah

Pengobatan dan Pencegahan

Pengobatan asam urat bertujuan untuk mengurangi nyeri dan peradangan serta mencegah serangan di masa depan. Strategi pengobatan meliputi:

- Obat-obatan: NSAID (nonsteroidal anti-inflamasi drugs) seperti ibuprofen, colchicine, dan kortikosteroid dapat digunakan untuk mengurangi nyeri dan peradangan selama serangan akut.

Obat-obatan lain, seperti allopurinol dan febuxostat, dapat digunakan untuk menurunkan kadar asam urat dalam jangka panjang.

- Perubahan Diet: Mengurangi konsumsi makanan tinggi purin, meningkatkan asupan udara putih, dan menghindari minuman beralkohol dapat membantu mengontrol kadar asam urat.

Pengelolaan Berat Badan: Menurunkan berat badan secara bertahap dapat membantu mengurangi kadar asam urat dan mengurangi tekanan pada sendi.

- Olahraga Teratur: Aktivitas fisik yang teratur dapat membantu menjaga berat badan yang sehat dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.***

 

 

Editor: Ahmad R


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah